Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) dan Pengolahan Abon Cabai (Capsicum annuum) di Desa Pasar Bembah Kabupaten Bengkulu Utara
DOI:
https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v2i1.477Abstract
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi limbah TKKS menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, memperpanjang daya simpan buah cabai menjadi produk olahan dengan nilai ekonomi yang lebih baik. Penentuan permasalahan prioritas mitra ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pengusul dengan mitra. Hasil survei pendahuluan yang telahdilakukan oleh pengusul. Permasalahanprioritas yang teridentifikasi adalah minimnya pengetahuan (soft skill) dan keterampilan yang dikuasai oleh mitramengenai teknologi pengolahan pupuk kompos dan abon cabai. Modifikasi teknologi pengolahan pupuk kompos TKKS dapat memperbaiki kualitas dan penggunaan aktivator EM4 dapat mempercepat proses pengomposan. Pelatihan pembuatan abon cabai dapat menambah wawasan masyarakat Pasar Bembah dalam variasi aneka bumbu makanan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
References
Abd El-Naby, S.K.M. 2000. Effect of Banana Compost as Organic Manure on Growth, Nutrients Status, Yield and Fruit Quality of Maghrabi Banana. Assiut J. Agric. Sci. (EGY), 31, (3), p: 101-114.
Center for Policy and Implementation Studis (CPIS). (1992). Buku Panduan Teknik Pembuatan Kompos dari Sampah, Teori, dan Aplikasi. Center for Policy and Implementation Studis (CPIS). Jakarta.
Gusnidar, dan T.B. Prasetyo. (2008). Pemanfaatan Tithonia diversifolia pada Tanah Sawah yang dipupuk P Secara Starter terhadap Produksi Serta Serapan Hara N, P, dan K Tanaman Padi. Jurnal Tanah Trop. 13(3): 209-216.
M Roganda L Lumban Gaol, Roganda Sitorus, Yanthi S, Indra Surya, Renita Manurung.2013. pembuatan selulosa asetat dari α -selulosa tandan kosong kelapa sawit . Medan: Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 2, No. 3









