Pijat Bayi Untuk Meningkatkan Nafsu Makan, Kualitas Tidur Dan Daya Tahan Tubuh Di Era Pandemi Di Desa Seberang Belitar Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2021.

Authors

  • Diyah Tepi Rahmawati Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu
  • Ice Razkiyah Syafrie Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu
  • Desi Aulia Umami Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu
  • Ravika Ramlis Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu
  • Jumita Jumita Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v2i2.458

Abstract

Pijat merupakan terapi sentuh tertua dan terpopuler yang dikenal manusia. Pijat telah lama dilakukan hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan diwariskan secara turun temurun. Pijat tersebut bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengembalikan tubuh menjadi segar bugar kembali. Pijat dapat diterapkan di semua kalangan umur mulai dari bayi hingga dewasa. Sentuhan pijat bayi dan sentuhan kasih sayang yang dimulai pada usia dini dapat meningkatkan kulitas hidup anak dan orang tua. Sehingga pijat bayi merupakan cara yang paling baik dalam meningkatkan kedekatan hubungan emosional  orang tua dan bayi (Bounding), daya tahan tubuh, membantu mengatasi kembung dan menjadi sarana yang efektif untuk berkomunikasi serta memahami tentang kebutuhan bayi. Disamping itu therapy SPA (Solus per Aquos) merupakan salah satu tekhnik untuk menstimulasi perkembangan motorik dan sensorik bagi bayi karena berada di suatu media Hydro sehingga massa bayi menjadi ringan dengan demikian bayi akan bebas bergerak, seperti waktu dalam kandungan berada dalam cairan amnion.

Kata Kunci :  Imunitas, Pijat Bayi, Relaksasi,  Therapy SPA

Author Biography

Diyah Tepi Rahmawati, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Dehasen Bengkulu

Prodi Kebidanan (DIII) Universitas Dehasen Bengkulu

References

Andria, D. 2016. Tumbuh kembang & terapi bermain pada anak. Jakarta : Penerbit Salemba Medika.

Arikunto, 2012. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Azwar, 2016. Sikap Manusia dan Teori Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Cahyani. W.I., Rosidi. A., Andarsari. W. 2012. Lama Kerja dan Pendidikan sebagai Faktor yang Berperan dalam Praktek Pijat Bayi Dukun Bayi. Universitas Muhammadyah Semarang. http://jurnal.unimus.ac.id

Enidya, S. 2016. Buku Pintar Pijat Bayi Untuk Tumbuh Kembang Optimal Sehat & Cerdas. Yogyakarta: Pinang Merah

Ferius. S., Efar. P. Mansur. S. Gunardi. H., 2008, Pengaruh Pijat Bayi Menggunakan Minyak Mineral atau Minyak Kelapa Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Neonatus Aterm. Sari Pediatri . Vol. 10. No. 4.

Heath & Brigde, 2016. Baby Massage. Jakarta: Dian Rakyat

Hidayat & Agus, R. 2016. Kapita Selekta Kuesiner Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Irmayanti, K 2016. Konsep Dasar Pengetahuan dan Sikap. Jakarta: Salemba Medika

Irva. T. S., Hasanah. O., Woferst. R., Pengaruh Terapi Pijat Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi

Kementerian Anak, 2019. Profil Kesehatan Anak Indonesia. Jakarta :Departemen Kesehatan RI

Mahayu, P. 2016. Buku Lengkap Perawatan BAyi dan Balita. Yogyakarta: Saufa

Machfoedz, I 2015. Pendidikan Kesehatan Bagian Dari Promosi Kesehatan. Yogyakarta : Fitramaya.

Mardiana. L., Martini., 2014, Pengaruh Pijat Bayi terhadap Kuantitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan Di Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Surya. Vol. 02, No. XVIII,

Matondang, Z. 2013. Statistika Pendidikan. Medan: Unimed Press.

Meliono, 2015. Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Yogyakarta: Pustaka Rihama

Notoadmodjo, 2014. Promosi Kesehatan Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam, 2016. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Peter, 2015. Pertumbuhan Bayi Sehat. http: // www. enformasi/ pertumbuhan bayi sehat- html

Permatasari,D. 2016. Gambaran Perilaku Masyarakat Suku Jawa dalam Hal Pijat Bayi yang dilakukan oleh Dukun Bayi di kelurahan pinangsori Kecamatan pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah [skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.Diakses di http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/33660

Rekawati, dkk. 2013. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak untuk perawat dan bidan Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.

Roesli, U. 2016. Pedoman Pijat Bayi usia 0-3 bulan. Jakarta: PT Trubus Agriwidya

Rosita, 2016. Hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang pijat bayi di Kelurahan Wadung Getas Kecamatan Wonosari Klaten. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/24126/

Sugiyono, 2015. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Subakti dan Rizky, 2018. Keajaiban pijat bayi dan Balita. Jakarta: Wahyu Media:

Suparyanto, 2015. Petunjuk Praktis Pijat, Senam, dan Yoga Sehatuntuk Bayi agar Tumbuh Kembang Maksimal. Yogyakarta, Araska.

Wawan, F. 2015. Teori & pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika

WHO, 2019. Health Statistics Overview Monitoring Health For The SDGs (Sustainable Development Goals). Diakses dari https://apps.who.int/iris/handle/10665/311696

Zein. A. Y., Pengaruh Pijat Bayi Berat Lahir Rendah terhadap Kenaikan Berat Badan di RSUD Panembahan Senopati Bantul Tahun 2012.

Published

2022-01-31

Issue

Section

Articles